PENDAMPINGAN PELAKSANAAN POSYANDU JIWA MELALUI AKTIVITAS FISIK DAN PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KESEHATAN JIWA MASYARAKAT DI KELURAHAN BUNTALAN

Authors

  • Adam Kevin Novaldo Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Lilis Dwi Puspitadewi Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Irsyadiyatus Sabrina Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Nabila Siti Nur Aisyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Diva Luthfiyana Is’adiyah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Tunggul Budi Kusuma Aji Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Keywords:

Posyandu Jiwa, Pendampingan Aktivitas Fisik, Permainan Edukatif, Kesehatan Jiwa, Partisipasi Masyarakat

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan Posyandu Jiwa Sakti di Kelurahan Buntalan melalui aktivitas fisik dan permainan edukatif sebagai kegiatan pendukung kesehatan jiwa masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi mahasiswa, kader, tenaga kesehatan, dan peserta Posyandu Jiwa. Pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan dan koordinasi, registrasi peserta, pendampingan pemeriksaan kesehatan, senam bersama, permainan edukatif berupa kuis sederhana, serta pemberian doorprize. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif dan antusias. Aktivitas fisik memberikan kesempatan kepada peserta untuk bergerak sekaligus berinteraksi dalam suasana kelompok, sedangkan permainan edukatif mendorong peserta untuk berpikir, merespons, berkomunikasi, dan terlibat secara aktif. Pendampingan juga berperan dalam menciptakan suasana kegiatan yang nyaman, ramah, dan partisipatif. Beberapa kendala yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan peserta, keterbatasan konsentrasi, dan masih adanya peserta yang pasif. Kendala tersebut diatasi melalui modifikasi kegiatan, penggunaan instruksi sederhana dan bertahap, demonstrasi langsung, serta pemberian kesempatan kepada peserta untuk terlibat sesuai dengan kemampuannya. Secara keseluruhan, aktivitas fisik dan permainan edukatif dapat menjadi media pendukung yang sederhana dan mudah diterapkan dalam pelayanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat. Keterlibatan kader, tenaga kesehatan, pemerintah setempat, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan kegiatan Posyandu Jiwa.

References

Baxter, L., Burton, A., & Fancourt, D. (2022). Community and cultural engagement for people with lived experience of mental health conditions: What are the barriers and enablers? BMC Psychology, 10(1), 71. https://doi.org/10.1186/s40359-022-00775-y

Berutu, N., Hodriani, H., Diningrat, D. S., Rahmi, A., Listia, W. N., & Junaidi, J. (2026). Inovasi media game edukatif sebagai upaya pencegahan kepikunan bagi lansia di Sekolah Saroha Kota Medan. Abdimas Awang Long, 9(2), 402–426. https://doi.org/10.56301/awal.v9i2.2245

Chang, K. J., Yen, I., Bobo, F., Hollier, J., & Smith-Merry, J. (2026). Implementing community-based psychosocial interventions for adults with severe mental illness in high-income countries: A rapid scoping review. Community Mental Health Journal, 62(5), 933–948. https://doi.org/10.1007/s10597-025-01583-5

Ernia, N., Diah, I., & Risnawati, R. (2020). Hubungan dukungan instrumental keluarga dengan kepatuhan kontrol pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 1(1), 1–7.

Fitria, A., Nuari, I., Thaheransyah, T., & Maiseptian, F. (2026). Pengaruh aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia pespektif bimbingan dan konseling. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 20(1), 79–88. https://doi.org/10.31869/mi.v20i1.7576

Gunawan, P. V., & Resnawaty, R. (2022). Analisis program Posyandu Jiwa berbasis community care di Provinsi Jawa Timur. Share: Social Work Journal, 11(2), 122–131. https://doi.org/10.24198/share.v11i2.34834

Hendrawati, H., Amira, I., Maulana, I., Senjaya, S., & Rosidin, U. (2023). Peranan keluarga dan masyarakat pada ODGJ (orang dengan gangguan jiwa). Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(2), 488–496. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i2.8313

Herawati, N., & Afconneri, Y. (2020). Perawatan diri pasien skizofrenia dengan halusinasi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(1), 9–20. https://doi.org/10.26714/jkj.8.1.2020.9-20

Herdiyanto, Y. K., Tobing, D. H., & Vembriati, N. (2017). Stigma terhadap orang dengan gangguan jiwa di Bali. Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 121–132. https://doi.org/10.51353/inquiry.v8i2.148

Higgins, A., Downes, C., Murphy, R., Barry, J., Monahan, M., Doyle, L., & Gibbons, P. (2022). Factors influencing attendees’ engagement with group psychoeducation: A multi-stakeholder perspective. Administration and Policy in Mental Health and Mental Health Services Research, 49(4), 539–551.

Idris, I., Haerawati, H., & Purwanti, R. (2021). Pemanfaatan Posyandu Jiwa di Puskesmas. Universitas Sriwijaya Press.

Mane, G., Kuwa, M. K. R., & Sulastien, H. (2022). Gambaran stigma masyarakat pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(1), 185–192. https://doi.org/10.26714/jkj.10.1.2022.185-192

Moore, A., Bertotti, M., Hanafiah, A., & Hayes, D. (2022). Factors affecting the sustainability of community mental health assets: A systematic review. Health & Social Care in the Community, 30(6), e3369–e3383. https://doi.org/10.1111/hsc.13929

Poskita.co. (2023, June 4). Kelurahan Buntalan canangkan Posyandu Jiwa Sakti. https://poskita.co/2023/06/04/kelurahan-buntalan-canangkan-posyandu-jiwa-sakti/

Putra, S. P., Mandalawati, T. K., Utomo, A. A. B., Darmawan, A. D., & Prasetyo, Y. B. (2025). The effect of physical activity on mental health: Literature review and implications for daily life. Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science, 5(1), 67–77.

Ratnasari, W., & Setyowati, R. N. (2022). Peran Posyandu Jiwa dalam penguatan nilai kemanusiaan di Desa Pertapan Maduretno, Sidoarjo. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 11(1), 289–305. https://doi.org/10.26740/kmkn.v11n1.p289-305

Rochmawati, D. H., Wijayanti, R., Wahyundaru, S. D., Rachma, A. K. Y., & El-Farouq, M. W. (2025). Pendampingan kader kesehatan jiwa (KKJ) dalam memampukan caregiver merawat orang dengan skizofrenia (ODS) dan mencapai kemandirian ekonomi. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(5), 147–154. https://doi.org/10.37287/jpm.v7i5.443

Townsend, M. C. (2015). Psychiatric mental health nursing: Concepts of care in evidence-based practice. F. A. Davis Company.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. (2023). https://peraturan.bpk.go.id/Details/258028/uu-no-17-tahun-2023

Universitas Muhammadiyah Klaten. (2023, May 14). UMKLA canangkan Desa Sehat Jiwa Sakti di Kelurahan Buntalan.

White, R. L., Vella, S., Biddle, S., Sutcliffe, J., Guagliano, J. M., Uddin, R., Burgin, A., Apostolopoulos, M., Nguyen, T., Young, C., Taylor, N., Lilley, S., & Teychenne, M. (2024). Physical activity and mental health: A systematic review and best-evidence synthesis of mediation and moderation studies. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity, 21(1), 134. https://doi.org/10.1186/s12966-024-01676-6

World Health Organization. (2021). Mental health crisis services: Promoting person-centred and rights-based approaches. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-09-07

How to Cite

Novaldo, A. K., Puspitadewi, L. D., Sabrina, I., Aisyah, N. S. N., Is’adiyah, D. L., & Aji, T. B. K. (2026). PENDAMPINGAN PELAKSANAAN POSYANDU JIWA MELALUI AKTIVITAS FISIK DAN PERMAINAN EDUKATIF SEBAGAI UPAYA MENDUKUNG KESEHATAN JIWA MASYARAKAT DI KELURAHAN BUNTALAN. LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 161–171. Retrieved from https://journal.stiapancamargapalu.ac.id/index.php/lembah/article/view/296

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.