TEMPAT PEMBAKARAN SAMPAH TERKENDALI SEBAGAI LANGKAH AWAL PENANGANAN SAMPAH MASYARAKAT
Keywords:
Insinerator Minim Asap, Kesadaran Masyarakat, Pembakaran Sampah Terkendali, Pengelolaan SampahAbstract
Persoalan sampah yang terus menumpuk di lingkungan masyarakat menjadi ancaman bagi kesehatan, estetika lingkungan, dan kualitas hidup warga, mulai dari potensi menjadi sumber penyakit, menimbulkan bau tidak sedap, menyumbat drainase, hingga menyebabkan pencemaran tanah dan air. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual gagasan program “Tempat Pembakaran Sampah Terkendali” sebagai langkah awal penanganan sampah yang dipandang realistis, sekaligus menganalisis alasan gagasan tersebut ditempatkan sebagai tahap transisi sebelum penerapan teknologi insinerator minim asap yang lebih maju. Kajian dilakukan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui analisis dokumen terhadap berbagai sumber yang membahas pengelolaan sampah, pembakaran sampah, dan teknologi insinerator. Hasil kajian menunjukkan bahwa tempat pembakaran sampah terkendali dipandang dapat menjawab kebutuhan akan titik pengumpulan sampah yang lebih tertib, mendorong perubahan kesadaran masyarakat mengenai tanggung jawab bersama, serta menjadi alternatif awal yang mempertimbangkan keterbatasan anggaran dan kesiapan sumber daya manusia dibandingkan dengan penerapan langsung insinerator yang membutuhkan investasi, tata kelola, dan kesiapan sistem pemilahan sampah. Dalam kerangka gagasan yang ditawarkan, pengendalian dilakukan melalui penentuan lokasi, penjadwalan pembakaran, pemilahan sampah, serta edukasi berkelanjutan kepada warga. Kesimpulannya, tempat pembakaran sampah terkendali diposisikan sebagai pintu masuk menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih maju, bukan sebagai solusi akhir. Keberlanjutannya memerlukan kesadaran kolektif masyarakat serta komitmen pemerintah daerah dalam menyusun peta jalan menuju teknologi pengolahan sampah yang lebih ramah lingkungan.
References
Amirrianda, R., Setiawan, B., Azriadi, E., & Fiatno, A. (2023). Pembuatan alat insinerator ramah lingkungan penghasil arang dan asap cair. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 6(1), 71–80. https://doi.org/10.31004/jutin.v6i1.11980
Belajar Sareng. (2026, August 13). Program unggulan: Tempat pembakaran sampah terkendali sebagai langkah awal penanganan sampah. https://belajarsarengcom.blogspot.com/2026/08/program-unggulan-tempat-pembakaran.html
Budiman, A., Dewayanto, N., & Wibowo, W. A. (2024). Waste to energy: Teknologi pengolahan sampah menjadi energi. UGM Press.
Estu Broto, P., Fitriyanti, Kusmiran, A., & Ihsan, K. (2024). Rancang bangun insinerator pengolahan sampah dengan penerapan teknologi termal yang ramah lingkungan. JFT: Jurnal Fisika dan Terapannya, 11(1), 19–30. https://doi.org/10.24252/jft.v11i1.45734
Rusdiyana, E., Sugihardjo, Setyowati, R., Widiyanto, & Lestari, E. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui inisiasi bank sampah. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 7(3), 703–719. https://doi.org/10.33474/jipemas.v7i3.21259
Sulaksana, R. M. T., Yasari, M. B., Nugroho, J. A., & Atmawinata, I. (2026). Perancangan dan pembuatan insinerator ramah lingkungan untuk pengelolaan sampah di Desa Cibeureum Kabupaten Bandung. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 206–208. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.56834
Velis, C. A., & Cook, E. (2021). Mismanagement of plastic waste through open burning with emphasis on the Global South: A systematic review of risks to occupational and public health. Environmental Science & Technology, 55(11), 7186–7207. https://doi.org/10.1021/acs.est.0c08536
Wartama, I. N. W., & Nandari, N. P. S. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga melalui bank sampah di Desa Sidakarya Denpasar Selatan. PARTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 44–48. https://journal.undiknas.ac.id/index.php/parta/article/view/2574
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Imroatus Sholihah, Budi Harianto, Ardina Qurotu ’Aini, Adinniya Auliya Putri, Naya Erfiani, Salsabili Putri Wahyu Chilma, Rima Melati, Maqsal Meena Astrit

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



