PENDAMPINGAN KELEMBAGAAN DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DI DESA PORAME KECAMATAN KINOVARO KABUPATEN SIGI

Authors

  • Nora Ariani Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu
  • Juemi Juemi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu
  • Afdal Afdal Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu
  • Rizmala Nadiah Borahima Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu
  • Hijra Yanti Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Keywords:

Pencegahan Stunting, Kelembagaan Desa, Edukasi Gizi, Pengabdian Masyarakat

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah, termasuk di Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi. Rendahnya pengetahuan masyarakat terkait gizi, pola asuh, serta keterbatasan peran kelembagaan desa dalam upaya pencegahan stunting menjadi faktor yang memperparah kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas kelembagaan desa dalam mendukung penurunan angka stunting melalui pendekatan edukasi dan pendampingan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, edukasi gizi, serta pendampingan kepada masyarakat dan perangkat desa yang melibatkan kader kesehatan dan mahasiswa. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta pemberian informasi terkait pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait penyebab dan dampak stunting, serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya peran keluarga dan kelembagaan desa dalam pencegahan stunting. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pemberian makanan tambahan dan upaya kesehatan berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas masyarakat dan kelembagaan desa dalam upaya penurunan stunting. Oleh karena itu, diperlukan keberlanjutan program melalui sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

References

Chambers, R. (1994). Participatory Rural Appraisal (PRA): Analysis of Experience. World Development, 22(9), 1253–1268. https://doi.org/10.1016/0305-750X(94)90003-5

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Pedoman Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting. Kementerian Kesehatan RI.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharsimi, A. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

UNICEF. (2020). Improving Child Nutrition: The Achievable Imperative for Global Progress. UNICEF.

World Health Organization. (2020). Levels And Trends in Child Malnutrition. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-04-13

How to Cite

Ariani, N., Juemi, J., Afdal, A., Borahima, R. N., & Yanti, H. (2026). PENDAMPINGAN KELEMBAGAAN DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING DI DESA PORAME KECAMATAN KINOVARO KABUPATEN SIGI. LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 34–37. Retrieved from https://journal.stiapancamargapalu.ac.id/index.php/lembah/article/view/102

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.