MENENTANG BATAS DI NEGERI JIRAN: KONDISI PENDIDIKAN ANAK WNI DI SANGGAR BIMBINGAN PANDAN JAYA

Authors

  • Janitra Himmatul Ulya Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Aisyah Auliya Gusna Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Altov Farouq Haykal Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Nihayatun Anisah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Muhammad Arditya Setyawan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Keywords:

Akses Pendidikan, Anak Pekerja Migran Indonesia, Pendidikan Nonformal, Sanggar Bimbingan

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi penyelenggaraan pendidikan bagi anak Warga Negara Indonesia (WNI) di Sanggar Bimbingan Pandan Jaya, mengidentifikasi tantangan dalam proses pembelajaran dan fasilitas pendukung, serta memetakan kebutuhan pengembangan layanan pendidikan. Kegiatan menggunakan pendekatan identifikasi kebutuhan (needs assessment) melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan pengelola, pendidik, peserta didik, dan orang tua atau wali, serta dokumentasi. Informasi diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Sanggar Bimbingan Pandan Jaya memiliki peran penting dalam menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak WNI, khususnya anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami keterbatasan akses terhadap pendidikan formal. Sanggar melaksanakan kegiatan pembelajaran secara rutin pada hari kerja pukul 08.30–16.00 MYT dengan memadukan materi akademik yang mengacu pada pendidikan dasar Indonesia dan materi keagamaan. Namun, pembelajaran masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik, perbedaan kemampuan peserta didik, keterbatasan sarana dan prasarana, serta durasi belajar yang cukup panjang. Hasil identifikasi menunjukkan kebutuhan penguatan kapasitas pendidik, penyediaan fasilitas dan media pembelajaran, serta penggunaan metode pembelajaran yang lebih interaktif sebagai dasar pengembangan layanan pendidikan di Sanggar Bimbingan Pandan Jaya.

References

Anggraini, D. (2017). Penerapan pembelajaran kontekstual pada pendidikan anak usia dini. Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 39–46. https://doi.org/10.24853/yby.1.1.39-46

Heryati, N., Wijaya, C., & Jannah, L. M. (2026). The dynamic governance for basic education access of Indonesian migrant workers’ children in Malaysia. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 45(1), 43–56. https://doi.org/10.21831/cp.v45i1.91176

Hidayat, T., Asmaroini, A. P., Sunarto, S., Sulton, S., & Chaniago, Z. (2023). Rights of Indonesian migrant workers’ children to access education at Sanggar Bimbingan Hulu Langat Malaysia. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 15(2), 935–944. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i2.3305

Maharani, D., Mahardhani, A. J., Cahyono, H., Hudijono, S., Subangun, S., Asiyah, S., Indriastuti, N. R., Mustikawati, D. A., & Ruhardi, R. (2024). Media pembelajaran monopoli kebhinekaan sebagai penguatan nasionalisme di Sanggar Bimbingan Sentul Malaysia. Dharma Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 10–19. https://doi.org/10.53977/sjpkm.v3i1.1357

Loganathan, T., Chan, Z. X., Hassan, F., Ong, Z. L., & Majid, H. A. (2022). Undocumented: An examination of legal identity and education provision for children in Malaysia. PLOS ONE, 17(2), e0263404. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0263404

Mustaffa, A., Cherifi, N., Haque, M. M., & Nawang, N. I. (2022). Rights of undocumented migrant children to education under the Malaysian legal framework: Towards a human right approach. IIUM Law Journal, 30(S1), 229–252. https://doi.org/10.31436/iiumlj.v30iS1.705

Nurlitasari, A., Mahardhani, A. J., Harmanto, B., Rahmani, D. D., & Cahyono, H. (2023). The principal’s strategy in forming an attitude of love for the motherland in immigrant students in Malaysia (case study at Kampung Baru Guidance Center). QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 15(1), 381–390. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i1.2413

Nurrahman, D., & Triwahyuni, D. (2024). Upaya Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur dalam meningkatkan akses pendidikan dasar anak pekerja migran Indonesia melalui program Sanggar Bimbingan. Global Political Studies Journal, 8(2), 135–151. https://doi.org/10.34010/gpsjournal.v8i2.15002

Widiawati, S., Mahardhani, A. J., Cahyono, H., Sulton, & Nasution, I. F. (2023). Collaborative governance in fulfilling the right to education for children of non-document migrant workers in Malaysia. Journal of Governance, 8(2), 225–235. https://doi.org/10.31506/jog.v8i2.19207

Zaki, L. B., Pratiwi, T. L., Purba, H. R. P., Piolawanti, V., Raswita, R., Azizah, Y. N., & Akbar, M. (2025). Strategi pembelajaran interaktif untuk mengembangkan partisipasi anak dalam kegiatan Bahasa Inggris nonformal. Jurnal SOLMA, 14(3), 3696–3702. https://doi.org/10.22236/solma.v14i3.20619

Downloads

Published

2026-09-24

How to Cite

Ulya, J. H., Gusna, A. A., Haykal, A. F., Anisah, N., & Setyawan, M. A. (2026). MENENTANG BATAS DI NEGERI JIRAN: KONDISI PENDIDIKAN ANAK WNI DI SANGGAR BIMBINGAN PANDAN JAYA. LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 259–265. Retrieved from https://journal.stiapancamargapalu.ac.id/index.php/lembah/article/view/322