PENINGKATAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BALITA DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS WAWORETE, KABUPATEN KONAWE KEPULAUAN
Keywords:
Kader Posyandu, Pengabdian Kepada Masyarakat, ; Pemantauan Pertumbuhan Dan Perkembangan, BalitaAbstract
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memiliki peran penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita melalui pelayanan kesehatan dasar di tingkat masyarakat. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan Posyandu sangat dipengaruhi oleh kompetensi kader dalam melakukan pengukuran antropometri, pencatatan hasil pemantauan, interpretasi pertumbuhan dan perkembangan, serta pemberian edukasi kepada orang tua balita. Berdasarkan hasil observasi awal di UPTD Puskesmas Waworete, Kabupaten Konawe Kepulauan, masih ditemukan kader yang memerlukan penguatan keterampilan dalam pelaksanaan tugas tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan kader Posyandu dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada 30 kader Posyandu melalui tahapan persiapan, penyuluhan, demonstrasi dan praktik, evaluasi, serta tindak lanjut. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi keterampilan yang meliputi kemampuan melakukan pengukuran antropometri, pencatatan pada Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), interpretasi hasil pemantauan, serta pemberian edukasi kepada orang tua balita. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebanyak 23 peserta (76,7%) telah memenuhi indikator keterampilan, sedangkan 7 peserta (23,3%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan pengabdian ini memberikan capaian yang baik dalam membekali sebagian besar kader dengan keterampilan dasar pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita. Pendampingan dan pembinaan secara berkala diperlukan untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi kader dalam mendukung kualitas pelayanan Posyandu.
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) anak di fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Malonda, N. S. H., Engkeng, S., & Sanggelorang, Y. (2024). Edukasi pemantauan pertumbuhan anak balita pada kader Posyandu di Puskesmas Wenang Kota Manado. JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia, 5(2), 69–74. https://doi.org/10.35801/jpai.5.2.2024.51846
Notoatmodjo, S. (2022). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Sari, D. I., Suartini, E., Suyatini, S., Hikmah, E., & Tansah, A. (2022). Pendampingan peningkatan kesehatan balita pada kader kesehatan di wilayah Puskesmas Neglasari. Jurnal Peduli Masyarakat, 4(3), 473–476. https://doi.org/10.37287/jpm.v4i3.1281
UNICEF. (2024). Delivering essential nutrition services through community action in Indonesia: Leveraging the roles of community-based workers in providing nutrition services. UNICEF.
UNICEF. (2023). The State of the World's Children 2023: For Every Child, Vaccination. UNICEF.
World Health Organization. (2024). Primary health care. World Health Organization.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Kurikulum pelatihan bagi pelatih keterampilan dasar bagi kader Posyandu. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ismawati Hilda, Zamli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



