PEMANFAATAN ECOBRICK DARI SAMPAH PLASTIK SEBAGAI MATERIAL PLANG JALAN DI KELURAHAN KABUPATEN, KECAMATAN KLATEN TENGAH, KABUPATEN KLATEN
Keywords:
Ecobrick, Sampah Plastik, Plang Jalan, Pengabdian Masyarakat, 3RAbstract
Sampah plastik rumah tangga merupakan salah satu persoalan lingkungan yang memerlukan penanganan dari sumber melalui pengurangan, penggunaan kembali, dan pemanfaatan material. Di sisi lain, Kelurahan Kabupaten, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten membutuhkan penanda jalan pada sejumlah titik lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memanfaatkan sampah plastik melalui pembuatan ecobrick sebagai material alternatif plang jalan sekaligus melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi kebutuhan lokasi, sosialisasi, pengumpulan bahan, pembuatan ecobrick, perakitan plang, dan pemasangan bersama warga serta pemuda Karang Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 24 kg sampah plastik berhasil dimanfaatkan menjadi 96 botol ecobrick dengan rata-rata 250 gram plastik per botol. Ecobrick kemudian dirangkai menggunakan bambu dan kawat sebagai bagian dari plang, sedangkan papan nama dibuat dari pemanfaatan kembali plastik bekas. Sebanyak 24-unit plang dipasang pada titik yang telah ditentukan. Kegiatan menghasilkan sarana penunjuk jalan sekaligus memberikan pengalaman praktik pengelolaan sampah berbasis prinsip reduce, reuse, recycle (3R). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ecobrick dapat dimanfaatkan sebagai material alternatif untuk produk non-struktural sederhana di tingkat lingkungan. Namun, karena kegiatan belum disertai pengujian laboratorium, kekuatan mekanis dan umur layanan plang belum dapat disimpulkan secara kuantitatif.
References
Adiyanto, O., Faishal, M., Utami, E., & Bariyah, C. (2024). Pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick sebagai upaya pemanfaatan kembali sampah plastik. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(2), 331–338. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i2.21793
Handayani, E., Setiyono, C. A., Pursetiani, A. T., Prihama, A. E., & Siyam, N. (2022). Sosialisasi dan pelatihan pembuatan ecobricks dalam pengelolaan sampah plastik. Jurnal Bina Desa, 4(2), 157–164. https://doi.org/10.15294/jbd.v4i2.32252
Istirokhatun, T., & Nugraha, W. D. (2019). Pelatihan pembuatan ecobricks sebagai pengelolaan sampah plastik di RT 01 RW 05, Kelurahan Kramas, Kecamatan Tembalang, Semarang. Jurnal Pasopati, 1(2), 85–90. https://doi.org/10.14710/pasopati.2019.5549
Kecamatan Klaten Tengah. (2023). Laporan kinerja instansi pemerintah Kecamatan Klaten Tengah tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Klaten.
Nirmalasari, R., Khomsani, A. A., Rahayu, D. N., Lidia, L., Rahayu, M., Syahrudin, M., Anwar, M. R., Jennah, R., Syafiyah, S., Suriadi, & Setiawan, Y. (2021). Pemanfaatan limbah sampah plastik menggunakan metode ecobrick di Desa Luwuk Kanan. Jurnal SOLMA, 10(3), 469–477. https://doi.org/10.22236/solma.v10i3.7905
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga. (2012).
Setiawati, D. A., Sumarsono, J., Abdullah, S. H., Priyati, A., & Khalil, F. I. (2020). Sosialisasi pengelolaan sampah plastik menjadi ecobrick di Desa Peresak Narmada. Jurnal Gema Ngabdi, 2(2), 133–138. https://doi.org/10.29303/jgn.v2i2.83
Sulistyowati, E., Zulkif, S. M., Sofiyulloh, S., Azis, A., Hendratama, H., Riyana, I., & Hamida, N. (2024). Pemanfaatan limbah sampah plastik menjadi taman ecobrick melalui metode participatory action research di Desa Tambak Lekok Kabupaten Pasuruan. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 125–133. https://doi.org/10.61231/jp2m.v2i1.217
Suminto, S. (2017). Ecobrick: Solusi cerdas dan kreatif untuk mengatasi sampah plastik. PRODUCTUM Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk), 3(1), 26–34. https://doi.org/10.24821/productum.v3i1.1735
Taaffe, J., O’Sullivan, S., Rahman, M. E., & Pakrashi, V. (2014). Experimental characterisation of polyethylene terephthalate (PET) bottle eco-bricks. Materials & Design, 60, 50–56. https://doi.org/10.1016/j.matdes.2014.03.045
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. (2008).
Wardani, F., & Khotimah, N. (2021). Making eco-bricks as a solution to environmental problems through empowering creative children: A case study in Baruga District, Kendari City. International Journal of Science and Society, 3(2), 214–221. https://doi.org/10.54783/ijsoc.v3i2.331
Widodo, S., Marleni, N. N. N., & Firdaus, N. A. (2018). Pelatihan pembuatan paving block dan eco-bricks dari limbah sampah plastik di Kampung Tulung Kota Magelang. Community Empowerment, 3(2), 63–66. https://doi.org/10.31603/ce.v3i2.2460
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dini Athiyyah Mumtaz, Risma Maslukhah, Nasfa Aswid Puspitaningrum, Galant Andromeda, Dinar Wahyu Dwi Saputri, Oktaviana Devi Romadani, Hanifah Nur Aini, Muhammad Ilham Alfarizi, Fayyasyah Al-Hijrati, Muhammad Afif Alhanif, Pramesya Iswari Mutiarani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



