PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM POSBINDU UNTUK DETEKSI DINI HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RUMBIA TENGAH KABUPATEN BOMBANA
Keywords:
Posbindu PTM, Pemberdayaan Masyarakat, Hipertensi, Diabetes Melitus, Deteksi DiniAbstract
Penyakit tidak menular (PTM), khususnya hipertensi dan diabetes melitus, merupakan penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan diagnosis dan meningkatnya risiko komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan deteksi dini hipertensi dan diabetes melitus melalui pemberdayaan berbasis Program Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Kegiatan dilaksanakan pada 1–7 Juni 2026 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, dengan melibatkan 30 peserta masyarakat dewasa dan lanjut usia. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif dan diskusi, pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah, konseling kesehatan, serta evaluasi melalui observasi terhadap pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sebanyak 27 peserta (90%) dinyatakan telah memahami faktor risiko, deteksi dini, dan langkah-langkah pencegahan hipertensi serta diabetes melitus, sedangkan 3 peserta (10%) masih memerlukan pendampingan lanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat pelaksanaan Posbindu PTM sebagai media edukasi dan deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui Posbindu PTM berpotensi mendukung upaya promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi dan diabetes melitus di tingkat komunitas.
References
Arsyad, M., Hidayat, T., & Kurniawan, A. (2025). Kontribusi Program Posbindu PTM terhadap deteksi dini dan pengendalian penyakit tidak menular di Indonesia. Indonesian Journal of Health Research and Innovation, 5(1), 33–44.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2022). Health program planning: An educational and ecological approach (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
International Diabetes Federation. (2025). IDF diabetes atlas (11th ed.). Brussels, Belgium: International Diabetes Federation.
Iqbal, M., Rahman, F., & Setiawan, D. (2024). Evaluasi penerapan program pencegahan penyakit tidak menular pada Posbindu. Jurnal Pengabdian dan Kesehatan Masyarakat, 6(2), 87–96.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman penyelenggaraan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Transformasi pelayanan kesehatan primer. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Rusmini, R., Hidayani, S., & Kurniawati, D. (2023). Prevalensi penyakit tidak menular pada peserta Posbindu di Indonesia: Studi deskriptif. Jurnal Keperawatan Silampari, 7(1), 315–324.
World Health Organization. (2024). Noncommunicable diseases. Geneva, Switzerland: World Health Organization.
World Health Organization. (2025). Global report on hypertension: The race against a silent killer. Geneva, Switzerland: World Health Organization.
Wulandari, D., Rahmawati, N., & Putri, S. A. (2023). Pengendalian penyakit tidak menular berbasis Posbindu sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(2), 112–121.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hastuti, Zamli Zamli

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



