SOSIALISASI GIZI KELUARGA: MAKANAN SEHAT DARI BAHAN LOKAL UNTUK MENCEGAH STUNTING DAN PENYAKIT TIDAK MENULAR
Keywords:
Gizi Keluarga, Pangan Lokal, Stunting, Penyakit Tidak Menular, Food TastingAbstract
Pemenuhan gizi seimbang penting dalam menjaga kesehatan keluarga serta mendukung pencegahan stunting pada balita dan Penyakit Tidak Menular (PTM) pada orang dewasa maupun lansia. Permasalahan tersebut masih ditemukan di Dusun Karangjati, Desa Karangduren, antara lain rendahnya asupan protein hewani pada balita, pola konsumsi yang kurang seimbang, serta tingginya konsumsi gula, garam, dan lemak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan yang bergizi, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Juli 2026 dengan melibatkan 40 ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan berupa sosialisasi partisipatif melalui ceramah interaktif dan diskusi dua arah, dilengkapi leaflet “Isi Piringku”, slide presentasi, serta kegiatan food tasting. Produk yang diperkenalkan berupa Nugget Tahu sebagai alternatif makanan bergizi untuk balita dan Bolu Pisang sebagai alternatif camilan bagi orang dewasa dan lansia. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi, dan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif terhadap olahan pangan lokal yang diperkenalkan. Sebanyak 95% peserta menyatakan Nugget Tahu memiliki tekstur dan cita rasa yang disukai anak-anak, sedangkan Bolu Pisang memperoleh tanggapan positif karena teksturnya lembut dan rasanya tidak terlalu manis. Kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi edukasi gizi dan food tasting dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang kontekstual serta mendukung penerapan pola makan sehat berbasis pangan lokal dalam keluarga.
References
Amilia, R., Pamungkas, C. E., Makmun, I., Lestari, C. I., Andira, A., Gustiana, Y., & Listi, I. S. (2024). Implementasi gerakan dapur sehat atasi stunting melalui pengolahan bahan pangan lokal dan gizi seimbang. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(3), 2993–3000. https://doi.org/10.31764/jpmb.v8i3.25876
Chuchita, C., Irawan, A., Sylvani, M. M., Hutapea, S. T. M. G., Pereiz, Z., & Oksal, E. (2025). Sosialisasi inovasi berbahan lokal jajanan rimbang sehat bergizi untuk mencegah stunting. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(6), 7677–7687. https://doi.org/10.31764/jmm.v9i6.34819
Domili, I., Anasiru, M. A., Igirisa, Y., & Kumalasari, M. (2022). Upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM) dan demonstrasi makanan selingan berbahan pangan lokal. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(5), 4349–4356. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10796
Dwiyanti, A., Silvia, F., Agustin, N., Nadin, E., & Amelia, R. (2025). Pengabdian masyarakat melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan nugget tempe (PMT) dalam upaya pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 7(3), 190–194.
Food and Agriculture Organization of the United Nations, International Fund for Agricultural Development, United Nations Children’s Fund, World Food Programme, & World Health Organization. (2025). The state of food security and nutrition in the world 2025. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Cegah stunting dengan makanan bergizi seimbang pada 1000 hari kehidupan pertama anak. Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Pedoman pembatasan gula, garam, dan lemak (GGL) untuk pencegahan penyakit tidak menular. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Ruwiah, R., Harleli, H., Sabilu, Y., Fithria, F., & Sueratman, N. E. (2021). Peran pendidikan gizi dalam pencegahan stunting. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), 151–158. https://doi.org/10.48144/jiks.v14i2.417
Sari, D. N., Zisca, R., & Astuti, Y. (2023). Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia, 4(1), 85–94.
Siregar, N., Simamora, M. F., Tambunan, G., & Debataraja, F. (2025). Edukasi: Kreasi pengolahan tahu menjadi nugget tahu sebagai makanan sehat bagi balita. Teladan Bahagia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 39–51.
Thaifur, A. Y. B. R. (2025). Edukasi dan pengolahan nugget ayam, tahu, bayam untuk pencegahan stunting dan anemia mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Jurnal Kolaboratif Sains, 8(2), 1273–1278.
Virnanda, R., Solfema, S., & Putri, L. D. (2024). Upaya keluarga mengolah makanan bergizi dengan bahan pangan lokal dalam mencegah stunting. Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 3(4). https://doi.org/10.58192/populer.v3i4.2840
World Health Organization. (2024). Malnutrition. World Health Organization.
World Health Organization. (2026). Healthy diet. World Health Organization.
World Health Organization, & Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2024). What are healthy diets? Joint statement by the Food and Agriculture Organization of the United Nations and the World Health Organization.
Wulansari, I., Djuwarno, E. N., & Jafar, C. P. S. H. (2025). Pemberdayaan ibu dan keluarga melalui makanan tradisional untuk menurunkan risiko stunting di Desa Pangeya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 4(3), 178–184. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v4i3.34177
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salma Eka Pratiwi, Firman Syah Efendi, Aiska Suci Ramadhani, Ilham Ridho Nugroho, Arum Firda Lutfiana, Mufti Pingkan Ramadhani, Ni'mal Maula Sanjaya, Nurlita Olyvia, Sharla Melani Sukma Putri, Salma Safira Az-Zahra, Aniza Mar'atus Sholekhah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



