PENDAMPINGAN DIGITAL TERDIFERENSIASI BAGI UMKM PERDESAAN: PROFIL KESIAPAN, KEBUTUHAN DUKUNGAN, DAN RESISTENSI ADOPSI DI DESA PANDEAN, KECAMATAN REMBANG, KABUPATEN PASURUAN
Keywords:
Kesiapan Digital, Pendampingan Terdiferensiasi, UMKM Perdesaan, Kendala Adopsi DigitalAbstract
Pendampingan digitalisasi UMKM perlu mempertimbangkan perbedaan kondisi dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Kondisi tersebut terlihat pada enam UMKM dampingan Kelompok KKN 92 di Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan yang memiliki tingkat pemanfaatan teknologi digital yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil kesiapan digital enam UMKM, mengidentifikasi variasi kebutuhan pendampingan, serta merumuskan implikasi bagi penyusunan model pendampingan yang lebih terdiferensiasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan KKN/pengabdian. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kondisi awal, penggunaan media digital, kebutuhan pendampingan, serta kendala yang dihadapi masing-masing UMKM. Hasil menunjukkan bahwa keenam UMKM memiliki kondisi awal yang berbeda dalam pemanfaatan media sosial, QRIS, marketplace, dan Google Maps. Berdasarkan kebutuhan yang relatif serupa, UMKM dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu pengembangan dari tahap awal, pemulihan dan penguatan, serta penguatan keberlanjutan. Proses pendampingan juga menunjukkan bahwa penerimaan atau penundaan penggunaan teknologi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan akses, tetapi juga dengan pemahaman, pengalaman, pertimbangan biaya, risiko transaksi, waktu, dan pengelolaan aset digital. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini mengusulkan rancangan model pendampingan terdiferensiasi yang terdiri atas tiga tahap, yaitu asesmen kondisi dan kesiapan digital, pengelompokan UMKM berdasarkan kebutuhan pendampingan, dan pemberian pendampingan sesuai kebutuhan serta kendala yang ditemukan. Rancangan tersebut disusun berdasarkan kondisi enam UMKM yang didampingi sehingga penerapannya pada UMKM lain tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing.
References
Al Qur’an, M. N. (2025). Conducting case study research in international entrepreneurship: A protocol for qualitative case study. International Journal of Qualitative Methods, 24, 1–10. https://doi.org/10.1177/16094069251394934
Duncan, R., Eden, R., Woods, L., Wong, I., & Sullivan, C. (2022). Synthesizing dimensions of digital maturity in hospitals: Systematic review. Journal of Medical Internet Research, 24(3), e32994. https://doi.org/10.2196/32994
Fadhilah, I., Maharani, A. F., Isnaeni, I. W., Amelia, R. P., & Achmad, A. W. (2025). Pendampingan UMKM berbasis kebutuhan melalui desain visual untuk meningkatkan daya saing ekonomi lokal. SANDIMAS: Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 598–607. https://doi.org/10.24176/sandimas.v2i2.1449
Herawati, T., Arafah, W., & Kristaung, R. (2025). The impact of mentoring on MSME performance: The mediating role of entrepreneurial orientation, participant satisfaction, digital competence, and product innovation. International Journal of Business and Management Invention, 14(8), 90–94.
Khoiroh, S. F., & Agustianto, M. A. (2025). Tantangan dan peluang implementasi cashless society: Systematic literature review pada sektor UMKM. Indonesian Journal of Management Science, 4(2), 109–122. https://doi.org/10.46821/ijms.v4i2.703
Kuusisto, O., Kääriäinen, J., Hänninen, K., & Saarela, M. (2021). Towards a micro-enterprise-focused digital maturity framework. International Journal of Innovation in the Digital Economy, 12(1), 72–85. https://doi.org/10.4018/IJIDE.2021010105
Marshall, A., Dezuanni, M., & Hourigan, A. (2026). Defining digital mentoring to advance adult digital inclusion. Community Development Journal, 61(3), 436–457. https://doi.org/10.1093/cdj/bsaf021
Mukhsinuddin, & Efendi, S. (2025). Membangun keterampilan SDM melalui program pengabdian untuk menghadapi era digital di UMKM Kecamatan Meureubo Aceh Barat. Ibrah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 13–24. https://doi.org/10.47766/ibrah.v4i1.5959
Nasyiah, E. Z., & Nandiroh, U. (2025). Transformasi keuangan UMKM melalui digitalisasi: Pelatihan dan pendampingan aplikasi pencatatan keuangan pada komunitas Preman Super. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 6(3), 562–569. https://doi.org/10.33394/jpu.v6i3.16016
Singh, N., & Anees, M. (2025). Digital transformation of micro, small and medium enterprises (MSMEs): Drivers, barriers, and strategic implications for sustainable growth. International Journal for Multidisciplinary Research, 7(4). https://doi.org/10.36948/ijfmr.2025.v07i04.54817
Temkar, R. V. S., & Suma, D. (2025). Bridging the digital divide: Determinants of technology adoption among rural MSMEs. Journal of Informatics Education and Research, 5(3). https://doi.org/10.52783/jier.v5i3.3268
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Masgun Arifin, Sherla Intania Maf’ula

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



