SOSIALISASI ILMIAH PEMANFAATAN JAMUR PITERA SEBAGAI SOLUSI KULIT SEHAT PADA SISWA-SISWI KELAS XII MAS PAB 1 SAMPALI
Keywords:
Air Beras, Jamur Pitera, Perawatan Kulit, Remaja, Sosialisasi IlmiahAbstract
Paparan sinar matahari yang tinggi dan tingkat kelembapan di wilayah tropis seperti Indonesia dapat memicu berbagai permasalahan kulit pada remaja, seperti jerawat dan ketidakseimbangan kelembapan kulit. Di sisi lain, literasi perawatan kulit (skincare literacy) siswa-siswi masih terbatas sehingga mereka cenderung bergantung pada produk perawatan kulit berbahan kimia sintetis komersial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ilmiah dan keterampilan praktis siswa-siswi Kelas XII MAS PAB 1 Sampali mengenai pemanfaatan hasil fermentasi air beras yang disebut Pitera sebagai alternatif perawatan kulit yang ekonomis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi ilmiah interaktif, demonstrasi pembuatan produk berupa masker dari endapan Pitera dan toner air beras, serta uji coba mandiri (self-experimenter) yang dilaksanakan pada 25–26 September 2026. Evaluasi pengetahuan dan minat peserta dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dari 15% menjadi 90% terkait konsep Pitera dan manfaatnya bagi kulit. Selain itu, keterampilan teknis siswa dalam mengolah endapan air beras mencapai 92%, sedangkan 85% peserta berminat memanfaatkan air beras sebagai produk perawatan kulit alami secara mandiri. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong kemandirian remaja dalam merawat kulit melalui pemanfaatan bahan sederhana, sekaligus mengoptimalkan potensi limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat.
References
Afifah, A., Nurmalasari, A., & Handayani, R. (2023). Pemanfaatan senyawa aktif mikro-nutrisi fermentasi beras dalam merangsang sintesis kolagen dan antioksidan kulit. Jurnal Bioteknologi Terapan, 11(2), 115–124. https://doi.org/10.31113/jbt.v11i2.458
Chambers, R. (2019). Revolusi analisis partisipatif: Memberdayakan masyarakat untuk pembangunan berkelanjutan. Yayasan Obor Indonesia.
Kurniawan, A. (2020). Metode evaluasi partisipatif dalam program pengabdian masyarakat. Penerbit Alfabeta.
Nugroho, B., & Santoso, H. (2021). Pendampingan pasca-pelatihan sebagai kunci keberlanjutan usaha berbasis bahan alam di pedesaan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 45–53. https://doi.org/10.31113/jppm.v5i1.231
Pratama, R., & Rina, N. (2021). Efektivitas pelatihan berbasis keterampilan praktis dalam pengolahan bahan herbal lokal. Jurnal Inovasi Masyarakat, 3(2), 88–96. https://doi.org/10.31113/jim.v3i2.112
Pujiastuti, E. S. (2022). Identifikasi mikro-nutrisi dan potensi bioaktif ekstrak fermentasi air beras (Pitera) untuk kesehatan epitel kulit. Jurnal Mikrobiologi dan Kesehatan Medis, 8(3), 102–110. https://doi.org/10.31113/jmkm.v8i3.301
Safrida, S., Wulandari, T., & Fitriani, D. (2023). Pengaruh penggunaan ekstrak beras fermentasi terhadap tingkat kelembapan dan keseimbangan pH kulit sensitif. Jurnal Rekayasa Biomedis dan Kesehatan, 6(1), 34–42. https://doi.org/10.31113/jrbk.v6i1.189
Suyanto, E. (2020). Teknik sosialisasi dan penyuluhan interaktif pada kelompok remaja. Rekayasa Sains.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Winda Irawati Zebua, Apriska Dewi Sipayung, ManiurAritonang Siahan, Estriangni Julita Halawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



