PELUANG DAN TANTANGAN PEKERJA DIGITAL DI MEDIA SOSIAL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN DALAM PERSPEKTIF SDGS 8 DI INDONESIA
Keywords:
Pekerja Digital, Media Sosial, SDGs 8, Kebijakan Publik, Platform EconomyAbstract
Transformasi digital telah mengubah lanskap ketenagakerjaan melalui berkembangnya ekosistem kerja berbasis media sosial di Indonesia. Perkembangan tersebut menciptakan berbagai peluang ekonomi baru, sekaligus menghadirkan tantangan terhadap terwujudnya pekerjaan yang layak (decent work). Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan pekerja digital berbasis media sosial serta implikasinya terhadap kebijakan publik dalam perspektif SDGs 8. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis melalui sintesis berbagai literatur, dokumen kebijakan, dan laporan resmi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memperluas akses terhadap peluang kerja melalui rendahnya hambatan memasuki pasar kerja digital, diversifikasi sumber pendapatan, dan pemberdayaan UMKM berbasis digital yang sejalan dengan target SDGs 8.3 dan 8.6. Namun demikian, pekerja digital masih menghadapi berbagai tantangan struktural, antara lain ketidakstabilan pendapatan akibat ketergantungan pada algoritma platform, risiko kelelahan psikologis (burnout), serta belum optimalnya perlindungan hukum dan jaminan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tidak secara otomatis menghasilkan pekerjaan yang layak. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang adaptif melalui penguatan regulasi ketenagakerjaan digital, peningkatan kapasitas digital masyarakat, serta tata kelola kolaboratif antara pemerintah, perusahaan platform, dan pemangku kepentingan lainnya guna mendukung pencapaian SDGs 8 yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
References
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approach (5th ed.). Sage Publications.
DataReportal. (2025). Digital 2025: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia.
Hapsari, R. K. M., Nisa, M. A., & Wigati, N. A. (2025). Tantangan digital fatigue pada pekerja wanita berkelanjutan menggunakan systematic literature review. In Proceedings of the Indonesian Conference on Occupational Safety, Health, and Environment (INCOSHET) (Vol. 1, pp. 75–85).
International Labour Organization. (2015). Decent work and the 2030 agenda for sustainable development. https://www.ilo.org/topics-and-sectors/decent-work-and-2030-agenda-sustainable-development.
International Labour Organization. (2021). World employment and social outlook 2021: The role of digital labour platforms in transforming the world of work. https://researchrepository.ilo.org/esploro/outputs/report/World-Employment-and-Social-Outlook-2021/995218610802676.
Kompas.com. (2025). Jumlah pengguna TikTok di Indonesia capai 160 juta. https://tekno.kompas.com/read/2025/07/30/14164347/pengguna-tiktok-di-indonesia-tembus-160-juta-terbanyak-di-asia-tenggara?page=all.
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Nugroho, A., & Arifin, Z. (2023). Digital entrepreneurship and youth employment in Indonesia. Journal of Entrepreneurship and Business, 11(2), 45–58.
Priyono, A., & Sari, D. (2023). Social media utilization for MSME development in Indonesia. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 25(1), 67–78.
Putri, N. Q., Fauzia, P., & Permana, E. (2025). Analisis bisnis konten kreator sebagai alternative karir di era digital pada Gen Z di platform TikTok. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 12(6), 2441–2451.
Srnicek, N. (2021). Platform capitalism. Polity Press.
United Nations. (2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. https://sustainabledevelopment.un.org/post2015/transformingourworld/publication.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ilma Hanifa, Kaymeeloa Vipassana Ramadhani, Firre An Suprapto, Indah Prabawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



