IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DALAM MENCEGAH ALIH FUNGSI LAHAN DI KOTA SERANG
Keywords:
Implementasi Kebijakan, LP2B, Alih Fungsi Lahan, Implementation Gap, Ketahanan PanganAbstract
Alih fungsi lahan pertanian menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga ketahanan pangan di daerah yang mengalami tekanan pembangunan tinggi. Meskipun kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) telah ditetapkan, efektivitas implementasinya di tingkat lokal masih menjadi persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan LP2B dalam mengendalikan alih fungsi lahan di Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model implementasi kebijakan dari Donald Van Meter dan Carl Van Horn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan LP2B belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan oleh lemahnya pengawasan, belum efektifnya penegakan sanksi, terbatasnya koordinasi antar organisasi, serta belum tersedianya insentif bagi pemilik lahan. Selain itu, tekanan ekonomi dan meningkatnya nilai lahan turut mendorong terjadinya alih fungsi lahan. Temuan penelitian menunjukkan adanya implementation gap, yaitu kesenjangan antara kekuatan normatif kebijakan dan kapasitas implementasinya di tingkat lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan perlindungan lahan pertanian tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga pada penguatan kapasitas institusional, integrasi koordinasi antar aktor, serta penyediaan insentif ekonomi yang memadai.
References
Badan Pusat Statistik. (2025). Berita Resmi Statistik No. 41/05/Th. XXVIII, 2 Mei 2025. Badan Pusat Statistik.
Hasanah, F., & Jafaruddin, N. (2025). Faktor-faktor yang Memengaruhi Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kabupaten Serang Menggunakan Geographically Weighthed Regression (GWR). Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 11(2), 2040–2047. http://dx.doi.org/10.25157/ma.v11i2.18010
Grindle, M. S. (2017). Politics and Policy Implementation in The Third World. Princeton University Press.
Hudson, B., Hunter, D., & Peckham, S. (2019). Policy Failure and the Policy-Implementation Gap: Can Policy Support Programs Help? Policy Design and Practice, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.1080/25741292.2018.1540378
Jones, C. O. (1996). Pengantar Kebijakan Publik (Public Policy). RajaGrafindo Persada.
Kasmad, R. (2018). Studi Implementasi Kebijakan Publik. Kedai Aksara.
Mu'ammar, T., & Diamantina, A. (2025). Analysis Of the Role of Regional Governments and The Ministry of Law and Human Rights in The Formation and Harmonization of Draft Regional Regulations After UU Nomor 15 Tahun 2019. Journal of Law, Politic and Humanities, 5(6), 5013–5022. https://doi.org/10.38035/jlph.v5i6.2323
Nurhidayah, R., Subekti, R., & Raharjo, P. S. (2025). Problematika Alih Fungsi Lahan Pertanian di Karanganyar dalam Perspektif Perlindungan Lingkungan. Konstitusi: Jurnal Hukum, Administrasi Publik, Dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 246–256. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i2.629
Pedroza, L., & Arrighi, J-T. (2025). Perspectives on the Implementation Gap in Citizenship Policy. Comparative Migration Studies, 13, 6. https://doi.org/10.1186/s40878-025-00424-4
Pemerintah Kota Serang. (2022). Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Basis Data Peraturan BPK RI.
Sahana, M., Ravetz, J., Patel, P. P., Dadashpoor, H., & Follmann, A. (2023). Where Is the Peri-Urban? A Systematic Review of Peri-Urban Research and Approaches for Its Identification and Demarcation Worldwide. Remote Sensing, 15(5), 1316. https://doi.org/10.3390/rs15051316
Sihombing, E. N., Andryan, A., & Astuti, M. (2021). Analisis Kebijakan Insentif dalam Rangka Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Indonesia. JATISWARA, 36(1), 1–10. https://doi.org/10.29303/jtsw.v36i1.278
Yasmita, I. G. A. L. (2025). Realizing Sustainable Agriculture in Bali: How Land-Use Conversion Impacts the Future of Food Security and Local Culture in Tabanan. Jurnal Widya Publika, 13(1), 31-48. https://doi.org/10.70358/widyapublika.v13i1.1375
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Septa Pratama Suryani, Ahmad Sururi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



