MEMBANGUN KEBIASAAN PILAH SAMPAH MELALUI EDUKASI PARTISIPATIF BERBASIS ECO-MASJID
Keywords:
Eco-Masjid, Literasi Lingkungan, Partisipasi Komunitas, Pemilahan Sampah, SosialisasiAbstract
Persoalan sampah perkotaan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan sarana, tetapi juga dengan kemampuan warga mengenali jenis sampah, memisahkannya sejak awal, dan menyalurkannya ke pengelola yang tepat. Masjid memiliki intensitas interaksi sosial yang tinggi sehingga berpotensi menjadi ruang belajar ekologis berbasis nilai dan kebiasaan komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi awal mengenai pemilahan sampah serta merumuskan peran komunitas dalam penerapan Eco-Masjid di Masjid Nahdlatul Mujahidin, Kelurahan Kalibaros, Kota Pekalongan. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Agustus 2026 dengan pendekatan edukasi partisipatif melalui empat tahap, yaitu pemetaan situasi, penyusunan pesan kontekstual, sosialisasi-dialog, dan refleksi tindak lanjut. Materi disusun menggunakan alur “kenali–pisahkan–salurkan” agar peserta memahami hubungan antara jenis sampah dan penanganannya. Data kegiatan diperoleh melalui observasi proses, catatan lapangan, dan dokumentasi foto, kemudian dianalisis secara deskriptif menurut keterlaksanaan edukasi, keterlibatan komunitas, dan kesiapan tindak lanjut. Hasil menunjukkan bahwa forum masjid dapat digunakan untuk mengontekstualkan isu sampah sebagai tanggung jawab bersama, memperkenalkan pemilahan organik, anorganik bernilai, dan residu, serta membahas pembagian peran antara pengurus dan jamaah. Capaian tersebut merupakan keluaran awal kegiatan dan belum membuktikan perubahan perilaku jangka panjang. Program lanjutan perlu menetapkan penanggung jawab, petunjuk pemilahan, jadwal pengangkutan, mitra penyaluran, dan pencatatan sederhana sebagai dasar evaluasi.
References
Abdillah, A. (2024). Trends community-based waste management practice through waste bank in Indonesia: Towards local environmental resilience. Local Environment, 29(8). https://doi.org/10.1080/13549839.2024.2353043
Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan. (2025a, February 21). Hari peduli sampah nasional 2025. https://dlh.pekalongankota.go.id/berita/hari-peduli-sampah-nasional-2025.html
Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan. (2025b, April 30). DLH Kota Pekalongan ajak warga pilah sampah dari rumah: Langkah kecil, dampak besar! https://dlh.pekalongankota.go.id/berita/dlh-kota-pekalongankota.go.id/berita/dlh-kota-pekalongan-ajak-warga-pilah-sampah-dari-rumah-langkah-kecil-dampak-besar.html
Fatmawati, F., Ilham, I., Saleh, S., & Razak, A. R. (2022). Waste bank policy implementation through collaborative approach: Comparative study—Makassar and Bantaeng, Indonesia. Sustainability, 14(13), Article 7974. https://doi.org/10.3390/su14137974
Hidayat, E. R., Danuri, H., & Purwanto, Y. (2018). Ecomasjid: The first milestone of sustainable mosque in Indonesia. Journal of Islamic Architecture, 5(1), 20–26. https://doi.org/10.18860/jia.v5i1.4709
Jusman, I. M. W., Fuadi, M. H., Andriani, F., Widarini, D. A., Prayogi, A., Islami, D. I., & Ramli. (2026). Sosiologi komunikasi media. Akiopedia Press.
Kubota, R., Horita, M., & Tasaki, T. (2020). Integration of community-based waste bank programs with the municipal solid-waste-management policy in Makassar, Indonesia. Journal of Material Cycles and Waste Management, 22(3), 928–937. https://doi.org/10.1007/s10163-020-00969-9
Latanna, M. D., Gunawan, B., Franco-García, M. L., & Bressers, H. (2023). Governance assessment of community-based waste reduction program in Makassar. Sustainability, 15(19), Article 14371. https://doi.org/10.3390/su151914371
Muktiningsih, S. D. (2023). Material flow and waste recovery in a community-based waste management system in Batu, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1165(1), Article 012005. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1165/1/012005
Prayogi, A., Faradhillah, N., Nasrullah, R., Kurniawan, P. C., Berliannanda, A. F., & Pujiono, I. P. (2026). Pengelolaan sampah berbasis komunitas: Integrasi bank sampah dan komposter ember tumpuk di Desa Kemplong Pekalongan. ABDI MAKARTI, 5(1), 1–10.
Prayogi, A., Setyawan, M. A., Nasrullah, R., Pujiono, I. P., & Sukron, A. A. (2026). Strengthening spiritual resilience through a mosque-based thematic study: Wise responses to life trials among the An-Nur congregation in Banjarnegara. ENGAGE: International Journal of Community Engagement and Social Innovation, 1(2), 9–17.
Rakhmawati, T., Damayanti, S., Jati, R. K., & Astrini, N. J. (2023). An extended TPB model of waste-sorting intention: A case study of Indonesia. Management of Environmental Quality: An International Journal, 34(5), 1248–1268. https://doi.org/10.1108/MEQ-11-2022-0309
Republik Indonesia. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Rochaeni, A., Ismaria, R., Sulaeman, D., & Nurfryatna, B. Y. (2021). Community participation in waste management in Batununggal Indah Residential Area, Bandung, Indonesia. Journal of Community Based Environmental Engineering and Management, 5(1), 15–21. https://doi.org/10.23969/jcbeem.v5i1.3752
Yandri, P., Budi, S., & Putri, I. A. P. (2023). Waste sadaqah: A new community-based waste-management practice in Java, Indonesia. Sustainability: Science, Practice and Policy, 19(1), Article 2212510. https://doi.org/10.1080/15487733.2023.2212510
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Shania, Aqila Syidda Amany, Zaimatul Arqois Zahro, Lutfiyah, Hesty Feni Lia, Fatkhul Izati, Arditya Prayogi, Imam Prayogo Pujiono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



