KINERJA PAMOBVIT POLDA SULAWESI TENGAH DALAM PENGAMANAN OBJEK VITAL PERBANKAN

Authors

  • Rohki Fransiscus Purba Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu
  • Timudin DG Mangera Bauwo Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu
  • Ince Dian Afnita Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Keywords:

Kinerja Aparat Kepolisian, Pamobvit, Objek Vital Perbankan, Pelayanan Publik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparat kepolisian dalam pelayanan jasa pengamanan objek vital perbankan pada Direktorat Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Pengamanan sektor perbankan merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi, mengingat lembaga perbankan termasuk dalam kategori objek vital yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive yang terdiri dari aparat Pamobvit dan pihak perbankan sebagai pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparat kepolisian pada aspek produktivitas, kualitas layanan, dan responsivitas berada pada kategori baik, yang ditandai dengan kesiapsiagaan aparat, upaya pemberian pelayanan terbaik, serta kemampuan merespons kebutuhan pengamanan secara cepat. Namun demikian, pada aspek responsibilitas masih ditemukan kelemahan berupa ketidaksesuaian pelaksanaan tugas di lapangan, sedangkan aspek akuntabilitas belum optimal yang ditunjukkan oleh belum meratanya kerja sama pengamanan antara kepolisian dan pihak perbankan. Secara keseluruhan, kinerja Pamobvit Polda Sulawesi Tengah tergolong cukup baik secara operasional, namun masih memerlukan penguatan pada aspek kepatuhan prosedural dan akuntabilitas agar pelayanan pengamanan objek vital perbankan dapat berjalan lebih efektif dan terstandarisasi.

References

Bayley, D. H., & Shearing, C. D. (2001). The New Structure of Policing: Description, Conceptualization, and Research Agenda. National Institute of Justice.

Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework. European Law Journal, 13(4), 447–468.

Button, M. (2016). Private policing. In Oxford Handbook of Criminology (5th ed.). Oxford University Press.

Collier, S. J., & Lakoff, A. (2008). Distributed preparedness: The spatial logic of domestic security in the United States. Environment and Planning D: Society and Space, 26(1), 7–28.

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2003). The New Public Service: Serving, not Steering. M.E. Sharpe.

Dwiyanto, A. (2006). Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia. Gadjah Mada University Press.

Frederickson, H. G. (1997). The Spirit of Public Administration. Jossey-Bass.

Johnston, L., & Shearing, C. (2003). Governing Security: Explorations in Policing and Justice. Routledge.

Kettl, D. F. (2000). The Transformation of Governance: Globalization, Devolution, and the Role of Government. Public Administration Review.

Loader, I., & Walker, N. (2007). Civilizing Security. Cambridge University Press.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Downloads

Published

2026-05-28

How to Cite

Purba, R. F., Bauwo, T. D. M., & Afnita, I. D. (2026). KINERJA PAMOBVIT POLDA SULAWESI TENGAH DALAM PENGAMANAN OBJEK VITAL PERBANKAN. SANTINA: Jurnal Manajemen Dan Administrasi Publik, 2(1), 12–17. Retrieved from https://journal.stiapancamargapalu.ac.id/index.php/santina/article/view/127

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 

You may also start an advanced similarity search for this article.