ANALISIS STRUKTUR KETENAGAKERJAAN DAN KETIMPANGAN GENDER DI KOTA SURABAYA TAHUN 2024
Keywords:
Struktur Ketenagakerjaan, Ketimpangan Gender, Sektor Formal, Sektor InformalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur ketenagakerjaan serta ketimpangan gender dalam distribusi tenaga kerja di Kota Surabaya tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, berdasarkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya. Analisis dilakukan terhadap penduduk usia 15 tahun ke atas berdasarkan status pekerjaan dan jenis kelamin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur ketenagakerjaan didominasi oleh kategori buruh/karyawan/pegawai sebesar 56,5%, yang merepresentasikan sektor formal. Namun, sektor informal masih menyerap sekitar 43,5% tenaga kerja, yang menunjukkan adanya dualisme pasar kerja. Dari sisi gender, tenaga kerja laki-laki mendominasi dengan proporsi 57,0%, sedangkan perempuan sebesar 43,0%. Perempuan cenderung terkonsentrasi pada pekerjaan informal dan tidak dibayar, sementara laki-laki lebih dominan pada sektor formal. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur ketenagakerjaan di Kota Surabaya belum sepenuhnya inklusif dan masih dipengaruhi oleh ketimpangan gender. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan ketenagakerjaan yang tidak hanya berfokus pada penciptaan lapangan kerja, tetapi juga pada peningkatan kualitas pekerjaan dan pemerataan akses kerja bagi perempuan.
References
Ananda, I. F., & Widianita, R. (2023). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Bukittinggi. Bertuah: Journal of Shariah and Islamic Economics, 4(2), 198-203.
Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2024). Kota Surabaya dalam Angka 2024. Badan Pusat Statistik Kota Surabaya.
Febrianto, E. N. (2020). Hubungan Sektor Informal dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. JURNAL PENDIDIKAN EKONOMI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 14(1), 151. https://doi.org/10.19184/jpe.v14i1.16620
Hardiani, H., Siregar, S., & Zulfanetti, Z. (2020). Analisis Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Wanita di Sumatera. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 11(1), 70-87.
Klasen, S., & Pieters, J. (2015). What Explains the Stagnation of Female Labor Force Participation in Urban India? The World Bank Economic Review, 29(3), 449–478. https://doi.org/10.1093/wber/lhv003
Maulidani, Y., Hakim, R. L., Santoso, B., Riduansah, R., & Saiful, S. (2025). Pengaruh Servant Leadership Terhadap Keinginan Genenerasi Z Berpindah Pekerjaan. Studi Ilmu Manajemen Dan Organisasi, 6(1), 201–209. https://doi.org/10.35912/simo.v6i1.3952
Nuraeni, Y., & Lilin Suryono, I. (2021). Analysis of Gender Equality on Employment in Indonesia. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 20(1), 68–79. https://doi.org/10.35967/njip.v20i1.134
Schifman, L., Oden, R., & Koestner, C. (2019). Gender Wage Gap: Causes, Impacts, and Ways to Close the Gap. In W. Leal Filho, A. Azul, L. Brandli, P. Özuyar, & T. Wall (Eds.), Gender Equality (pp. 663–673). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-95687-9_50
Sulistyowati, Y. (2020). Kesetaraan Gender dalam Lingkup Pendidikan dan Tata Sosial. Ijougs: Indonesian Journal of Gender Studies, 1(2), 1-14. https://doi.org/10.21154/ijougs.v1i2.2317
Suparman, S. (2022). Pembangunan Ketenagakerjaan: Teori, Konsep, Model, dan Studi Empiris. Publica Indonesia Utama.
Wulandari, A., Valeriani, D., & Sulistiana, I. (2026). Determinants of Female Labor Force Participation in the Bangka Belitung Islands Province. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembanguan Daerah, 13(6), 566-579. https://doi.org/10.22437/ppd.v13i6.47602
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zaskia Bilqis, Wia Cynara S. Putri Sampoerna, Indah Prabawati, Firre An Suprapto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



