KINERJA BINTARA PEMBINA DESA DALAM MENJAGA KEAMANAN DAN KETERTIBAN DI DESA LAMBARA KECAMATAN TANAMBULAVA KABUPATEN SIGI
Keywords:
Kinerja, Babinsa, Keamanan Masyarakat, Ketertiban Desa, Pembinaan TeritorialAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Lambara, Kecamatan Tanambulava, Kabupaten Sigi, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan tugasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan unsur Koramil, Babinsa, pemerintah desa, BPD, Bhabinkamtibmas, dan Linmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Babinsa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat berada pada kategori cukup baik, meskipun belum sepenuhnya optimal. Berdasarkan enam indikator kinerja Bernardin dan Russell, Babinsa menunjukkan kinerja yang baik pada aspek kualitas kerja, ketepatan waktu, dan efektivitas penggunaan sumber daya melalui kemampuan merespons persoalan masyarakat, menjalankan pembinaan wilayah, serta membangun koordinasi dengan pemerintah desa dan unsur masyarakat. Namun, aspek kuantitas kerja, kehadiran, dan dampak interpersonal masih menghadapi beberapa kendala, terutama terkait keterbatasan kehadiran fisik secara rutin akibat adanya tugas kewilayahan lainnya. Faktor pendukung kinerja Babinsa meliputi pemahaman terhadap tugas, kedisiplinan, komitmen kerja, serta dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari beban tugas tambahan, keterbatasan waktu, serta belum optimalnya intensitas komunikasi langsung dengan seluruh lapisan masyarakat.
References
Andrews, R., Boyne, G. A., & Walker, R. M. (2006). Strategy content and organizational performance: An empirical analysis. Public Administration Review, 66(1), 52–63.
Bernardin, H. J., & Russell, J. E. A. (1993). Human Resource Management: An Experiential Approach. McGraw-Hill.
Brewer, G. A., & Selden, S. C. (2000). Why elephants gallop: Assessing and predicting organizational performance in federal agencies. Public Administration Review, 60(5), 409–419.
Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., & Donnelly, J. H. (2014). Organizations: Behavior, Structure, Processes (14th ed.). McGraw-Hill.
Kim, S. (2005). Individual-level factors and organizational performance in government organizations. Journal of Public Administration Research and Theory, 15(2), 245–261.
Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2006). Human Resource Management (11th ed.). Thomson South-Western.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Moynihan, D. P., & Pandey, S. K. (2005). Testing how management matters in an era of government by performance management. Journal of Public Administration Research and Theory, 15(3), 421–439.
Mustafa. (2008). Kinerja Aparatur Pemerintah dalam Pelayanan Publik. Alfabeta.
Saputra, A. (2003). Pembinaan Teritorial dalam Perspektif TNI AD. Balai Pustaka.
Sedarmayanti. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia: Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Refika Aditama.
Wibowo. (2016). Manajemen Kinerja (Edisi ke-5). Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nova Gloria Sampingan, Nurziah Nurziah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



